Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Free Web site hosting - Freeservers.com
  perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan ingatan melawan lupa

 rubrik
  home
garis
  artikel
garis
  biografi
garis
  historiografi
garis
  gallery
garis
  historia
garis
  link
garis
  about us
garis
  kontak
garis
  buku tamu
 
 
 
HISTORIOGRAFI

Indis dan Proses Akulturasi di Jawa



Judul: Kebudayaan Indis dan Gaya Hidup Masyarakat Pendukungnya di Jawa
(Abad XVII-Medio Abad XX)
Penulis: Prof. Dr. Djoko Soekiman
Penerbit: Yayasan Bentang Budaya, Yogyakarta, Januari 2000
Tebal: xx + 400 halaman


MASUKNYA budaya Belanda mau tak mau membuahkan proses akulturasi dengan budaya setempat. Dan, Djoko Soekiman beruntung diberi kesempatan membuka-buka berbagai arsip sejarah di masa itu dan menemukan proses akulturasi itu.

Buku ini memaparkan tentang gaya hidup suatu masyarakat yang disebut Indis pada abad XVIII sampai pertengahan abad XX di tanah Jawa. Dalam buku yang berasal dari disertasi doktoralnya di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Soekiman memetakan sedikitnya tiga macam bentuk manifestasi dari budaya Indis ini, yakni sistem budaya (cultural system), aktivitasnya, dan dalam bentuk benda-benda (artefacts).

Dengan mengamati detil-detil gaya hidupnya, seperti cara mereka berbahasa, berpakaian, ragam perangkat rumah tangga, gaya rumah, dan juga benda-benda yang berhubungan dengan kegiatan ritual keagamaan, Soekiman berupaya membuktikan keberadaan budaya hibrid itu. Soekiman juga mengusulkan nama khusus untuk gaya seni fenomenal itu dengan nama gaya Indis.

Buku ini menambah satu lagi kepustakaan sejarah Indonesia. Secara khusus, buku ini menjadi pendalaman pada budaya tertentu di masa tertentu dari sejarah tanah Jawa yang secara garis besar dan menarik pernah dibahas oleh Denys Lombard dalam Nusa Jawa: Silang Budaya. Namun, berbeda dari Lombard yang hendak mengkaji seholistik mungkin, Soekiman lebih memperhatikan aspek benda-benda sebagai bentuk ekspresi dan jejak-jejak budaya Indis yang dimaksudnya.*


Kembali

 
Copyright © 2000