Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

  perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan ingatan melawan lupa

 rubrik
  home
garis
  artikel
garis
  biografi
garis
  historiografi
garis
  gallery
garis
  historia
garis
  link
garis
  about us
garis
  kontak
garis
  buku tamu
 
 
 
HISTORIOGRAFI
37 Karangan untuk Lombard

Judul: Panggung Sejarah,
Persembahan Kepada Prof.Dr. Denys Lombard
Editor: Henri Chambert-Loir dan Hasan Muarif Ambary
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 1999
Tebal: 645 halaman


KAMIS, 8 Januari 1998, mungkin merupakan hari yang akan terus dikenang banyak sejarawan Indonesia. Karena, pada hari itu, di Paris, Prof Dr. Denys Lombard, seorang mahaguru sejarah yang membaktikan dirinya dengan meneliti sejarah Asia dan (terutama) Jawa, wafat pada usia 60 tahun karena sakit.

Namanya tidaklah setenar Clifford Geertz misalnya, padahal perhatiannya pada sejarah dan kebudayaan Jawa sama tingginya. Bisa jadi itu semua lantaran apa yang dihasilkannya, berupa buku, monografi, resensi, dan ragam penelitian, tak banyak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Kita baru menyadari besarnya perhatian Lombard pada negeri ini setelah disertasi untuk Docteur d'Etat yang sekaligus chef d'oevre (maha karyanya), Le Carrefour javanais, diterbitkan sebagai buku oleh Gramedia dengan judul Nusa Jawa Silang Budaya. Mahakarya ini banyak dipuji sebagai lebih dari sekadar disertasi. Dia adalah sebuah ensiklopedi yang terdiri dari tiga jilid setebal 1027 halaman dengan bibliografi 2000 judul, dan 2500 catatan.

Menurut Prof Dr A Teeuw, karya Lombard ini setara dengan History of Java karya Thomas Raffles, Java in the 14th century, a study in cultural history karya Pigeaud, The Religion of Java karya Geertz dan The Javanese Culture karya Koentjaraningrat.

Lombard adalah salah seorang pendiri majalah Archipel di Perancis pada tahun 1971. Majalah Archipel ini adalah satu dari tiga rujukan utama jurnal ilmiah tentang Indonesia, dua yang lain adalah BKI terbitan KITLV Leiden dan Indonesia terbitan Cornel University.

Dengan tingkat perhatian sebesar itu, wajar bila banyak pihak yang ingin mempersembahkan sesuatu sebagai penghormatan baginya. Dan, ketika penyunting buku Panggung Sejarah ini bermaksud menerbitkan sebuah kumpulan esai untuk mengenang sang guru, empat puluh penulis yang dihubungi dengan segera menyambutnya gembira dan hampir semuanya mengirimkan karangannya dalam tempo tiga bulan yang dijadwalkan. Maka, terkumpullah karya-karya itu dalam sebuah buku yang berisi tema yang merentang secara luas dengan sejarah sebagai benang merahnya.

Tiga puluh tujuh karangan plus satu karangan biografi Lombard oleh Henri Chambert-Loir dan satu daftar karya Lombard yang disusun Claudine Salmon menyesaki buku setebal 645 halaman yang diterbitkan Yayasan Obor Indonesia atas bantuan Yayasan Adikarya IKAPI, The Ford Foundation, Ecole francaise d'Extreme-Orient, dan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional ini.

Karangan-karangan yang dimuat disusun berdasarkan tema yang dipecah jadi delapan bagian. Ada tema tentang format sejarah, model budaya, peralihan pranata sosial, Orde Baru, dan Reformasi. Penyumbangnya beragam kalangan, dari sejarawan Taufik Abdullah, Azyumardi Azra, Sartono Kartodirdjo, Asvi Warman Adam, Ong Hok Ham, Marcel Bonneff, hingga seniman dan sastrawan, seperti Toety Heraty, Edi Sedyawati, AD Piroes, Wing Kardjo, dan Ramadhan KH.

Isi dari buku ini memang kaya. Baik berupa kritik terhadap gagasan Lombard sendiri seperti Lombard, Mazhab Annales, dan Sejarah Mentalitas Jawa (Taufik Abdullah). Sebuah studi tentang format sejarah semacam Beberapa Studi tentang Revolusi Prancis dan Revolusi Indonesia (Sartono Kartodirdjo), studi arsitektur (Edi Sedyawati, Arsitektur Bandingan untuk Kajian Hubungan Antarbudaya), linguistik (Toety Heraty, Dramatik dalam Linguistik), epigrafi Islam (Hasan Muarif, Arkeo-epigrafi Islam: Sebuah Pendekatan), Puisi (Wing Kardjo, Penerjemahan Puisi dan Masalahnya), tata kota (Pierre-Yves Manguin, Demografi dan Tata Perkotaan di Aceh pada Abad 16: Data Baru Menurut Sebuah Buku Pedoman Portugis tahun 1584), roman (Faizah Soenoto Rivai, Seabad dengan Emilio Salgari: Seri Roman Perompak Melayu), pedalangan (Ajip Rosidi, Dalang Abyor), biografi (Ramadhan KH, Mengenang Buku dari Jalan Cendana), dan banyak lagi.*


Kembali

 
Copyright © 2000